Kepada: Presiden
Joko Widodo

“Pak Jokowi: dengarkan suara rakyat, batalkan UU Cipta Kerja...”

Yang terhormat bapak
Joko
Widodo
Presiden Republik Indonesia.
Yang terhormat bapak
Joko
Widodo
Presiden Republik Indonesia.
Bapak
Joko
Widodo
Republik Indonesia

Kamu bisa menganti isi pesan sesuai dengan apa yang kamu pikirkan.

Pak Presiden, dengarkan suara rakyat Indonesia, batalkan UU Cipta Kerja.

"Sebuah tradisi sedang kita mulai yaitu dengan menerbitkan Omnibus Law."
- Presiden Joko Widodo

Senin sore (5/10) DPR RI mengesahkan UU Omnibus Law Cipta Kerja, yang pembahasannya dikebut dalam 64 kali rapat, meski di kala pandemi, dan tanpa mendengarkan benar berbagai aspirasi dari masyarakat dan para ahli.

Berbagai elemen buruh, kelompok masyarakat sipil, para ahli hukum, organisasi keagamaan, tokoh agama, bahkan sampai kelompok investor global telah menyatakan penolakan dan kekhawatiran akan dampak dari Omnibus Law Cipta Kerja ini, namun seakan tak didengar. Ketika pemilu mengiba iba suara kita, ketika membuat kebijakan tak peduli suara kita. Pembahasannya hanya melibatkan kepentingan golongan tertentu.

Jutaan masyarakat pun akhirnya turun ke jalan memprotes pengesahan ini meskipun di tengah pandemi, karena mereka merasa tidak hanya dirugikan, namun juga dikhianati oleh wakilnya di DPR karena tidak didengarkan.

Dampak Omnibus Law Cipta Kerja ini bukan main main Pak Jokowi, ini tidak hanya menyangkut hajat hidup jutaan pekerja tapi juga perlindungan lingkungan Indonesia ke depan, yang sayangnya bukan memperkuat tetapi malah melemahkan.

Sepanjang Januari -September 2020 saja telah terjadi 2127 kejadian bencana alam melanda Indonesia, sebagian besar disebabkan bencana hidrometeorologi akibat lingkungan yang rusak dan iklim yang berubah. Ancaman krisis iklim makin di depan mata, namun alih-alih membangun benteng perlindungan lingkungan dan mencegah krisis iklim, anda malah mengundang ancaman krisis baru dengan pintu terbuka.

Inikah tradisi yang Bapak ingin bangun untuk Indonesia?